Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Program Jumpa Berlian, Bawaslu Temanggung Perkuat Nilai Spiritual Pegawai Lewat Tausiyah Internal tentang Keutamaan Shalat

Jumpa berlian

Anggota Bawaslu Temanggung Wahyu Nur Arfiyanto menyampaikan tausiyah

Temanggung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Temanggung kembali melaksanakan Program Jumpa Berlian dengan menggelar Tausiyah Internal yang bertempat di Media Center Bawaslu Kabupaten Temanggung, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan dan seluruh jajaran sekretariat sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual di lingkungan kerja.

Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Temanggung, Wahyu Nur Arfiyanto, dengan mengangkat tema “Keutamaan Menjalankan Ibadah Shalat”. Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bagi seluruh jajaran Bawaslu akan pentingnya menjaga kualitas hubungan dengan Allah SWT di tengah pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pengawasan pemilu.

Dalam pemaparannya, Wahyu menjelaskan bahwa shalat merupakan ibadah utama yang menjadi fondasi kehidupan seorang muslim. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, shalat juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan integritas seseorang.

“Shalat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat. Ketika shalat seseorang baik, maka insyaallah amalan lainnya juga akan baik. Oleh karena itu, di tengah kesibukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, kita tidak boleh mengabaikan kewajiban shalat,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah shalat memiliki relevansi yang erat dengan pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Kedisiplinan dalam menjaga waktu shalat, misalnya, dapat menjadi cerminan kedisiplinan dalam bekerja. Sementara itu, kekhusyukan dan kejujuran dalam beribadah dapat menjadi landasan moral dalam menjalankan amanah kelembagaan.

“Sebagai insan pengawas pemilu, kita dituntut untuk menjaga integritas dan profesionalitas. Nilai-nilai tersebut dapat dibangun melalui kebiasaan menjalankan ibadah dengan baik, salah satunya melalui shalat yang dilaksanakan secara tepat waktu dan penuh kesadaran,” lanjutnya.

Menurut Wahyu, shalat juga berfungsi sebagai sarana introspeksi diri yang dapat membantu seseorang untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Dengan rutin melaksanakan shalat, seseorang akan lebih mampu mengendalikan diri dari perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama maupun etika kerja.

Kegiatan tausiyah berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta mengikuti materi dengan antusias serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya menjadikan ibadah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan pekerjaan.

Program Jumpa Berlian yang secara rutin dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Temanggung merupakan salah satu bentuk komitmen lembaga dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja, tetapi juga pada penguatan karakter dan nilai-nilai spiritual pegawai. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Temanggung dapat terus meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi profesional maupun spiritual.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi pengingat bersama bahwa keberhasilan dalam bekerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekuatan moral dan spiritual yang dimiliki setiap individu. Dengan menjaga kualitas ibadah, semoga kita dapat menjalankan amanah dengan lebih baik dan penuh tanggung jawab,” pungkas Wahyu.

Melalui pelaksanaan Tausiyah Internal dalam Program Jumpa Berlian, Bawaslu Kabupaten Temanggung berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan pegawai, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan pemilu demi terwujudnya pengawasan yang berkualitas dan berkeadilan.

Penulis : Humas
Editor : Humas
Foto : Humas