Perkuat Kompetensi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, Mahasiswa Ikuti Materi Legal Drafting Jawaban Termohon
|
Temanggung - Dalam upaya memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang penyelesaian sengketa proses Pemilu, mahasiswa memperoleh materi mengenai Legal Drafting Jawaban Termohon Antar Peserta dan Penyelenggara Pemilu pada Selasa (21/7/2026).
Materi disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Temanggung, Wahyu Nur Arfiyanto, yang memberikan pemahaman mengenai teknik penyusunan jawaban termohon sesuai dengan ketentuan penyelesaian sengketa proses Pemilu.
Selama 90 menit, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan dan teknik penyusunan dokumen jawaban termohon, mulai dari penyusunan identitas dan kedudukan hukum (legal standing) termohon, penyusunan jawaban atas pokok permohonan, hingga penyusunan petitum yang sesuai dengan ketentuan dan prosedur penyelesaian sengketa proses Pemilu.
Dalam pemaparannya, Wahyu Nur Arfiyanto menegaskan bahwa penyusunan jawaban termohon tidak hanya menitikberatkan pada aspek administratif, tetapi juga harus mampu memberikan argumentasi hukum yang sistematis dan didukung dasar hukum yang tepat.
"Legal drafting dalam penyelesaian sengketa proses Pemilu merupakan kemampuan yang harus dikuasai. Jawaban termohon harus disusun secara runtut, berdasarkan fakta, alat bukti, dan ketentuan peraturan perundang-undangan agar dapat memberikan kepastian hukum dalam proses persidangan," ujarnya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan analisis hukum sejak di bangku kuliah. Menurutnya, pemahaman mengenai penyelesaian sengketa proses Pemilu akan menjadi bekal penting bagi generasi muda yang ingin berkiprah di bidang kepemiluan maupun profesi hukum.
"Saya berharap materi ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami praktik penyelesaian sengketa proses Pemilu secara komprehensif, sehingga ketika terjun ke dunia kerja, mereka telah memiliki kemampuan menyusun dokumen hukum yang baik dan sesuai ketentuan," tambahnya.
Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami aspek teknis penyusunan dokumen hukum dalam proses penyelesaian sengketa Pemilu. Selain memperkuat pemahaman terhadap regulasi yang berlaku, pembelajaran ini juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan analisis hukum dan praktik legal drafting di bidang kepemiluan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat memperdalam pemahaman mengenai penyusunan jawaban termohon berdasarkan berbagai potensi perkara dalam penyelesaian sengketa proses Pemilu.
Penulis : Humas
Editor : Humas
Foto : Humas