Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Temanggung Gelar Kick Off Ngabuburit Pengawasan 2026, Perkuat Literasi dan Partisipasi Publik di Bulan Ramadhan

Kick Off Kab

Anggota Bawaslu Temanggung M. Nasihudin memberikan sambutan sekaligus membuka Kick Off Ngabuburit Pengawasan Mewakili Ketua Bawaslu Kabupaten Temanggung.

Temanggung – Bawaslu Kabupaten Temanggung menggelar Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 di Media Center Bawaslu Kabupaten Temanggung, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Pimpinan, Plt. Kepala Sekretariat, para Kepala Subbagian, serta staf Bawaslu Kabupaten Temanggung.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Sumarsih dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ngabuburit Pengawasan merupakan kegiatan edukasi kepemiluan yang diselenggarakan Bawaslu dengan pendekatan religius selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang waktu Magrib sebagai ruang kajian kepemiluan antara Bawaslu dan masyarakat guna memperkuat literasi publik terkait pengawasan Pemilu maupun Pemilihan.

Ia menjelaskan, istilah “ngabuburit” berasal dari bahasa Sunda ngalantung ngadagoan burit yang bermakna bersantai menunggu sore menjelang waktu berbuka puasa. Praktik ini telah menjadi budaya populer di Indonesia. Oleh karena itu, Bawaslu memanfaatkannya sebagai pendekatan sosio-kultural dan religius agar pendidikan politik dapat diterima secara luas oleh masyarakat.

Ngabuburit Pengawasan 2026 yang dilaksanakan pada masa non-tahapan memiliki momentum penting untuk merefleksikan kelembagaan serta tugas dan fungsi Bawaslu, dikaitkan dengan perkembangan teknologi dan sosial politik, maupun konsolidasi demokrasi menyongsong penyelenggaraan Pemilu 2029.

Menghadapi berbagai perkembangan tersebut, Ngabuburit Pengawasan 2026 difokuskan pada dua hal. Pertama, kajian mendalam terhadap penguatan tata kelola kelembagaan dan SDM pengawas Pemilu, penguatan fungsi pengawasan baik dalam aspek pencegahan maupun penegakan hukum, serta peningkatan partisipasi masyarakat melalui pemberian masukan, catatan, dan rekomendasi untuk memperkaya perspektif kelembagaan. Kedua, penggunaan pendekatan spiritualitas guna meneguhkan jati diri pengawas yang kredibel dan berintegritas, baik secara individu maupun kelembagaan.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Temanggung Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMO) M. Nasihudin yang mewakili Ketua Bawaslu Kabupaten Temanggung menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan merupakan program tahunan yang dicetuskan oleh Bawaslu RI dan telah diluncurkan di tingkat provinsi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah pada 24 Februari 2026.

“Hari ini Bawaslu Kabupaten Temanggung turut melaksanakan Kick Off Ngabuburit Pengawasan sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat edukasi kepemiluan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini dirancang sebagai kegiatan reflektif pada masa non-tahapan, dikemas secara santai namun tetap sarat nilai edukasi. Momentum menjelang waktu berbuka puasa dimanfaatkan sebagai ruang dialog, berbagi pengetahuan, serta membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pengawasan partisipatif.

Menurutnya, keberhasilan pengawasan Pemilu tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. “Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri. Pengawasan akan semakin kuat apabila didukung oleh masyarakat yang peduli dan memiliki kesadaran untuk menjaga demokrasi agar berjalan secara jujur dan adil,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Temanggung berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat dan menegaskan bahwa Bawaslu merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas demokrasi.

Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh M. Nasihudin dengan diikuti oleh anggota Bawaslu lainnya melalui simbolis penabuhan rebana, menandai dimulainya rangkaian kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang akan dilaksanakan sepanjang bulan Ramadhan 2026.

Penulis : Humas
Editor : Humas
Foto : Humas