Bawaslu Temanggung Gelar Konsolidasi Demokrasi untuk Perkuat Penyelenggaraan Pemilu di Luar Tahapan
|
Temanggung - Dalam rangka memperkuat penyelenggaraan demokrasi di luar tahapan Pemilihan Umum, Bawaslu Kabupaten Temanggung melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan pada Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pemerintah Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung.
Kegiatan dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Temanggung, Sumarsih, yang didampingi Kepala Subbagian (Kasubbag) beserta staf Bawaslu Kabupaten Temanggung. Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, meningkatkan pengawasan partisipatif, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas penyelenggaraan Pemilu, meskipun saat ini berada di luar tahapan.
Dalam kesempatan tersebut, Sumarsih menyampaikan bahwa demokrasi merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kolaborasi antara penyelenggara Pemilu, pemerintah desa, dan masyarakat perlu terus dibangun agar prinsip-prinsip demokrasi dapat terjaga secara berkelanjutan.
Selain membahas penguatan demokrasi, diskusi juga mengangkat isu mengenai pemilihan kepala desa (Pilkades). Pemerintah desa memiliki peran penting dalam mewujudkan penyelenggaraan Pilkades yang demokratis, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Meskipun Pilkades bukan merupakan kewenangan pengawasan Bawaslu, nilai-nilai demokrasi seperti kejujuran, keadilan, netralitas, dan partisipasi masyarakat tetap perlu dijunjung tinggi dalam setiap proses pemilihan di tingkat desa.
Pembahasan lainnya berfokus pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas. Pemerintah desa diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung akurasi data kependudukan melalui pelaporan perubahan data warga, seperti penduduk yang meninggal dunia, pindah domisili, menjadi anggota TNI/Polri, maupun pemilih pemula yang telah memenuhi syarat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif.
Melalui forum diskusi ini, peserta juga saling bertukar informasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di tingkat desa dalam menjaga kualitas demokrasi. Masukan dari pemerintah desa diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.
Bawaslu Kabupaten Temanggung berharap kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini semakin mempererat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, kualitas penyelenggaraan Pemilu di masa mendatang diharapkan semakin baik, didukung oleh data pemilih yang akurat serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi.
Penulis : Humas
Editor : Humas
Foto : Humas