Bawaslu Temanggung Perkuat Pengawasan Hak Pilih Melalui Coktas Bersama KPU di Dua Desa
|
Temanggung - Dalam rangka memastikan hak pilih masyarakat terlindungi secara optimal, Bawaslu Kabupaten Temanggung melaksanakan kegiatan pengawasan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) bersama KPU Temanggung di Desa Wonoboyo, Kecamatan Wonoboyo, serta Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, pada Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan pemutakhiran data pemilih, yang bertujuan untuk memastikan bahwa data yang digunakan dalam proses pemilu benar-benar akurat, mutakhir, dan tidak menimbulkan potensi masalah di kemudian hari. Pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan dengan menyasar beberapa titik data pemilih untuk dicocokkan dengan kondisi faktual.
Anggota Bawaslu Temanggung, Sumarsih, yang memimpin kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pengawasan Coktas merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam menjaga kualitas daftar pemilih.
“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan setiap proses pencocokan dan penelitian benar-benar sesuai prosedur. Data pemilih harus valid, karena ini menyangkut hak konstitusional warga negara,” ujar Sumarsih di sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Bawaslu dalam setiap tahapan pemutakhiran data pemilih bukan hanya bersifat formalitas, melainkan bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi kesalahan data sejak dini.
“Kami tidak ingin ada masyarakat yang kehilangan hak pilih hanya karena data yang tidak akurat atau tidak terbarui. Karena itu, pengawasan melekat seperti ini sangat penting,” tambahnya.
Kegiatan Coktas ini juga didampingi oleh Kasubbag serta staf Bawaslu Temanggung, yang turut melakukan pencatatan dan pemantauan terhadap proses di lapangan. Mereka berkoordinasi dengan petugas dari KPU Temanggung untuk memastikan setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, pihak KPU Temanggung menyambut baik kehadiran Bawaslu dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara kedua lembaga penyelenggara pemilu ini dinilai dapat memperkuat kualitas data pemilih dan meningkatkan transparansi proses pemutakhiran data.
Melalui kegiatan ini, diharapkan daftar pemilih yang dihasilkan nantinya benar-benar mencerminkan kondisi riil di masyarakat, sehingga pelaksanaan pemilu dapat berjalan lebih kredibel, inklusif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis : Humas
Editor : Humas
Foto : Humas