Jumpa Berlian Bawaslu Temanggung: M. Nasihudin Ajak Jajaran Ingat 3 Nasihat Imam Al-Ghazali Sebelum Terlambat
|
Temanggung — Bawaslu Kabupaten Temanggung melaksanakan Program Jumpa Berlian melalui kegiatan Tausiyah Internal pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mengajak jajaran melakukan introspeksi diri dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Tausiyah disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Temanggung, M. Nasihudin, dengan mengangkat tema “Sebelum Terlambat, Ingat 3 Nasihat Imam Al-Ghazali.” Dalam tausiyah tersebut, jajaran diajak untuk merenungkan tiga nasihat yang mengingatkan manusia akan keterbatasan hidup, kefanaan dunia, serta konsekuensi dari setiap perbuatan.
Pertama, hiduplah sesukamu, karena sesungguhnya engkau akan mati. Nasihat ini mengingatkan bahwa kehidupan manusia di dunia memiliki batas. Oleh karena itu, setiap orang hendaknya memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, memperbanyak amal kebaikan, dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.
Kedua, cintailah siapa saja yang engkau kehendaki, karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya. Nasihat ini mengajarkan bahwa segala sesuatu yang bersifat duniawi tidaklah abadi. Manusia perlu menyikapi kehidupan dengan bijaksana, tidak berlebihan dalam mengejar dunia, serta senantiasa menjaga hubungan baik dengan sesama.
Ketiga, berbuatlah sesukamu, karena sesungguhnya engkau akan mendapatkan balasan atas perbuatanmu. Pesan ini menegaskan pentingnya tanggung jawab atas setiap tindakan. Setiap perbuatan, baik maupun buruk, memiliki konsekuensi sehingga manusia perlu senantiasa menjaga perilaku dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan.
Dalam tausiyah tersebut, M. Nasihudin mengajak jajaran Bawaslu Kabupaten Temanggung untuk menjadikan ketiga nasihat itu sebagai bahan refleksi dalam menjalani kehidupan. Pesan tersebut juga relevan dengan pelaksanaan tugas sebagai penyelenggara pengawasan pemilu yang menuntut integritas, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
“Melalui tiga nasihat Imam Al-Ghazali ini, kita diingatkan bahwa kehidupan di dunia tidaklah abadi, setiap pertemuan pada akhirnya akan berujung perpisahan, dan setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban. Oleh karena itu, jangan menunda untuk berbuat baik, jangan menyia-nyiakan waktu, dan senantiasa melakukan introspeksi diri. Sebagai jajaran Bawaslu, nilai-nilai ini hendaknya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas, dengan menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan tanggung jawab,” ujar M. Nasihudin.
Nasihat tersebut mengingatkan bahwa waktu, amanah, dan setiap tindakan harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, kesempatan untuk berbuat baik hendaknya tidak ditunda, melainkan diwujudkan melalui perilaku yang positif dan pelaksanaan tugas secara sungguh-sungguh.
Melalui Program Jumpa Berlian, Bawaslu Kabupaten Temanggung berharap kegiatan tausiyah internal dapat menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh jajaran. Dengan penguatan nilai-nilai moral secara berkelanjutan, jajaran diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun lembaga yang berintegritas perlu dimulai dari pribadi-pribadi yang senantiasa berbenah, bertanggung jawab, dan berkomitmen untuk melakukan kebaikan sebelum kesempatan itu berlalu.
Penulis : Humas
Editor : Humas
Foto : Humas