Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Temanggung Hadiri Konsolidasi Perempuan Pengawas Pemilu Nasional di Jakarta

Srikandi

Foto bersama Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Tengah

Temanggung – Anggota Bawaslu Kabupaten Temanggung, Hj. Maria Ulfah dan Sumarsih, bersama Koordinator Sekretariat Mamix Sulistyaningrum, menghadiri kegiatan Konsolidasi Perempuan Pengawas Pemilu dan Masyarakat Sipil dengan tema “Mewujudkan Ekosistem Pemilu Inklusif, Anti Kekerasan dan Berbasis Transformasi Digital” yang diselenggarakan di Hotel Mercure Kemayoran, Jakarta, pada Minggu–Selasa, (21–23/12/2025).

Kegiatan nasional ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu RI beserta jajaran, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifah Fauzi, Mantan Ketua KPU RI Arif Budiman, serta para narasumber dari lembaga negara, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan media. Acara dibuka dengan Tarian Pembuka Gendewa Pinentang, dilanjutkan narasi pembuka oleh pembawa acara.

Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu RI, Yusti Erlina, dalam sambutan pembuka menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk penguatan kapasitas pengawas pemilu, khususnya dalam memfasilitasi pemenuhan hak kelompok rentan serta membangun sinergi antara pengawas perempuan dengan para pemangku kepentingan.

Sambutan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu RI, Lolly Suhenti, yang dibacakan oleh Kordiv SDMO dan Diklat Bawaslu RI Herwyn J.H. Malonda, menegaskan bahwa pemilu demokratis harus ditopang oleh prinsip inklusivitas. Konsolidasi ini menjadi ruang pembelajaran penting untuk melahirkan kepemimpinan pengawas perempuan yang kuat, berdaya, adaptif terhadap isu kekerasan berbasis gender, serta responsif terhadap perkembangan digital.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, secara resmi membuka kegiatan sekaligus menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu kepada seluruh srikandi pengawas pemilu. Ia menekankan pentingnya pengawasan pemilu yang responsif terhadap isu anti kekerasan terhadap perempuan dan anak serta penguatan pengawasan berbasis digital. Rahmat Bagja juga mendorong agar hasil konsolidasi ini dapat ditularkan dan diimplementasikan di daerah masing-masing, serta menegaskan pentingnya hubungan kerja berperspektif gender dan kesetaraan suara perempuan dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Sebagai keynote speaker, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifah Fauzi, menyampaikan materi mengenai Agenda Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak dalam Pemilu. Ia menegaskan bahwa perempuan merupakan agen perubahan dalam mewujudkan pemilu yang berkeadilan dan inklusif. Negara, menurutnya, wajib hadir memastikan perlindungan hak perempuan dan anak, termasuk melalui penguatan regulasi, layanan pengaduan, bantuan hukum, dan pendampingan psikologis yang sensitif gender.

Kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan simbol kerja sama antara Bawaslu RI dan Kementerian PPPA, serta penandatanganan kerja sama Bawaslu RI dengan sejumlah mitra, di antaranya Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Pusat Pemilu Akses Disabilitas, Kalyana Mitra, dan Koalisi Perempuan Indonesia.

Pada hari kedua, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, antara lain arah legislasi pemilu inklusif oleh Ketua Komisi II DPR RI Dr. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, kepemimpinan perempuan dalam politik oleh Badikenita BR Sitepu dari Kaukus Perempuan Parlemen RI, serta diskusi panel bersama Komnas Perempuan, KPAI, Komisi Nasional Disabilitas, akademisi UI, Mafindo, dan Litbang Kompas. Diskusi menyoroti isu kekerasan berbasis gender dalam pemilu, aksesibilitas disabilitas, perlindungan anak dan lansia, tantangan transformasi digital, hingga peran media dalam membangun narasi pemilu yang inklusif dan anti kekerasan.

Kehadiran Bawaslu Kabupaten Temanggung dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk terus memperkuat kapasitas pengawas pemilu yang inklusif, berperspektif gender, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Diharapkan, hasil konsolidasi ini dapat menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu di Kabupaten Temanggung agar lebih adil, aman, dan ramah bagi seluruh kelompok masyarakat

srikndi

Penulis : Humas
Editor : Humas
Foto : Humas