Bawaslu Temanggung Gelar Konsolidasi Demokrasi Bahas Oligarki dan Desain Pemilu 2029
|
Temanggung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Temanggung, Muhamad Adib, pada Senin (13/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di MI Manbaul Huda Purwodadi, Kecamatan Tembarak.
Konsolidasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Temanggung beserta jajaran staf. Dalam forum diskusi tersebut, para peserta membahas dua isu utama, yakni fenomena oligarki dalam sistem politik serta desain pemilu yang ideal untuk tahun 2029.
Dalam pemaparannya, Muhamad Adib menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam mengawal demokrasi agar tidak dikuasai oleh kepentingan segelintir elit. Ia juga menggarisbawahi perlunya sistem pemilu yang lebih transparan, adil, dan mampu mendorong partisipasi publik secara luas.
“Oligarki harus menjadi perhatian bersama. Demokrasi tidak boleh hanya dikuasai oleh kelompok tertentu. Perlu ada ruang yang adil bagi seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses politik,” ujar Muhamad Adib.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Temanggung Roni Nefriyadi menyampaikan bahwa konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan demokrasi di tingkat lokal. Ia berharap diskusi semacam ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam merumuskan gagasan perbaikan sistem pemilu ke depan.
“Kegiatan konsolidasi demokrasi ini penting untuk menyerap aspirasi dan pemikiran dari berbagai pihak. Bawaslu berkomitmen untuk terus mengawal proses demokrasi agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” ungkap Ketua Bawaslu Temanggung.
Dari hasil konsolidasi, terdapat beberapa poin penting yang disepakati, Perlunya penguatan regulasi untuk membatasi praktik oligarki dalam proses politik. Mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pendanaan politik. Pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat guna meningkatkan kesadaran demokrasi. Perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemilu saat ini sebagai dasar perancangan Pemilu 2029. Dan Penguatan peran lembaga pengawas dalam memastikan proses pemilu berjalan jujur dan adil.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara penyelenggara pemilu dan elemen masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Temanggung.
Penulis : Humas
Editor : Humas
Editor : Humas