Lompat ke isi utama

Berita

Literasi Pojok Pengawasan Volume 8 : Perkaya Wawasan Pengawasan di Perbatasan

Literasi Pojok Pengawasan.

Tangkapan layar Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholiq memberikan sambutan.

Temanggung - Bawaslu Kabupaten Temanggung mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Volume 8 dengan tema “Hambatan dan Tantangan Pengawasan Pemilu di Wilayah Perbatasan”. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (19/01/2025). 

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat Yosef Harry Suyadi, S.E. dan Anggota Bawaslu Kabupaten Cilacap Ujang Taufik Nur.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan strategi pengawasan Pemilu di wilayah perbatasan yang memiliki karakteristik geografis, sosial, dan budaya yang kompleks. Dalam sambutannya, Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholiq, menekankan bahwa hingga saat ini belum terdapat regulasi yang secara spesifik mengatur tata laksana pengawasan pemilu di wilayah perbatasan. Kondisi tersebut menuntut pengawas pemilu untuk lebih adaptif dan responsif terhadap berbagai potensi kerawanan yang muncul di lapangan.

Melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman, para narasumber memaparkan sejumlah tantangan pengawasan di wilayah perbatasan, mulai dari keterbatasan akses geografis, perbedaan budaya dan bahasa, hingga mobilitas penduduk lintas wilayah yang berpotensi memunculkan pelanggaran pemilu. Ujang Taufik Nur menjelaskan pengalaman Bawaslu Kabupaten Cilacap dalam menghadapi hambatan pengawasan di daerah pegunungan, wilayah kepulauan, serta kawasan perbatasan dengan Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, Yosef Harry Suyadi membagikan praktik pengawasan pemilu di wilayah perbatasan negara, di bagian Kalimantan Barat–Malaysia yang membutuhkan strategi khusus dan kolaborasi lintas sektor.

Bawaslu Kabupaten Temanggung menilai kegiatan ini sebagai forum strategis untuk memperkaya wawasan serta memperkuat kesiapan pengawas Pemilu dalam mengidentifikasi dan memitigasi potensi kerawanan di wilayah perbatasan. Hasil diskusi diharapkan dapat menjadi bahan perumusan strategi pengawasan yang lebih efektif guna mewujudkan Pemilu yang berintegritas dan demokratis.

Penulis : JJ
Editor : Humas
Foto Humas